NEWS

Guna Urai Overkapasitas, Rutan Makale Kembali Pindahkan 7 Narapidan ke Lapas Palopo

Karebapublik.id, ​Tana Toraja – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Makale kembali mengambil langkah strategis dalam mengendalikan kepadatan hunian di dalam Rutan.

Sebanyak 7 (tujuh) orang narapidana dipindahkan secara resmi menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo pada Sabtu (13/06/2026).

​Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program pengendalian intensitas hunian dan penataan kapasitas rutan yang telah dipetakan secara berkala oleh jajaran manajemen Rutan Makale.

​Kepala Rutan Kelas IIB Makale, Mat Burki, menjelaskan bahwa mutasi warga binaan ke Lapas Palopo ini merupakan kebijakan terukur untuk memastikan stabilitas keamanan internal rutan tetap terjaga dengan baik.
​"Pemindahan lanjutan ke Lapas Kelas IIA Palopo ini adalah langkah strategis kami untuk mengurai overkapasitas di Rutan Makale, sekaligus memastikan para narapidana mendapatkan program pembinaan yang lebih optimal dan bervariasi," ungkap Mat Burki dalam keterangannya, Sabtu (13/06).

​Proses pemberangkatan dari Tana Toraja menuju Kota Palopo dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), K. S. Paonganan. Pengawalan ketat dan melekat dilakukan sepanjang perjalanan oleh tim pengamanan internal dengan menggunakan armada khusus pemasyarakatan (Transpas) guna memastikan seluruh prosedur berjalan aman sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

​Setibanya di Lapas Kelas IIA Palopo, ketujuh narapidana langsung diarahkan untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan fisik, cek kesehatan, serta validasi berkas substantif. Seluruh proses administrasi berjalan lancar hingga serah terima resmi kepada petugas Lapas Palopo selesai dilakukan.

​Pihak Rutan Makale berharap, melalui pemindahan lanjutan ini, hubungan sinergi antar-UPT Pemasyarakatan terus berjalan kuat. Di sisi lain, ketujuh warga binaan yang dipindahkan diharapkan dapat segera beradaptasi di lingkungan baru serta memaksimalkan partisipasi mereka dalam program pembinaan lanjutan demi masa depan yang lebih produktif saat kembali ke masyarakat kelak.
Posting Komentar