Karebapublik.id, Makale – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Makale Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus memperketat pengamanan di dalam lingkungan rutan. Sebagai langkah konkret deteksi dini mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rutan Makale menggelar penggeledahan gabungan skala besar pada Selasa (26/5/2026).
Kegiatan razia ini merupakan bentuk sinergitas nyata antara jajaran petugas Rutan Makale dengan aparat penegak hukum setempat, yang melibatkan personel dari Kepolisian Resor (Polres) Tana Toraja dan Komando Distrik Militer (Kodim) 1414 Tana Toraja.
Kepala Rutan Kelas IIB Makale, Mat Burki, menjelaskan bahwa penggeledahan ini menyasar seluruh kamar dan blok hunian yang ditempati oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Petugas gabungan menyisir setiap sudut ruangan secara teliti dan humanis untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disembunyikan.
"Melalui kegiatan rutin dan kolaboratif ini, kami ingin memastikan lingkungan Rutan Makale tetap steril dari barang-barang yang dilarang. Ini adalah wujud nyata dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib," tegas Mat Burki usai memimpin jalannya operasi.
Dari hasil penggeledahan intensif tersebut, petugas gabungan tidak menemukan adanya barang terlarang utama seperti narkotika maupun telepon genggam (handphone). Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah benda yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan jika disalahgunakan, di antaranya gelas kaca, potongan besi, ikat pinggang, dan silet. Barang-barang temuan tersebut langsung disita untuk kemudian didata dan dimusnahkan.
Setelah proses penggeledahan selesai, Kepala Rutan didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) langsung memberikan arahan dan sosialisasi tatap muka kepada seluruh warga binaan di lapangan blok. Dalam arahannya, Mat Burki kembali menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan menegaskan kembali komitmen gerakan **Zero Halinar** (bebas Handphone, Pungli, dan Narkoba) di Rutan Makale.
Dengan adanya operasi terpadu berkala seperti ini, Rutan Kelas IIB Makale berharap dapat terus menghadirkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.